Tampilkan postingan dengan label Info. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info. Tampilkan semua postingan

Mobil Listrik, apakah sepenuhnya ramah lingkungan ?

Upaya produksi dan memasarkan mobil listrik dengan bungkus ramah lingkungan tentunya perlu kajian kritis dan pendalaman lebih lanjut. 

Alih alih memproduksinya dengan niat memperbaiki lingkungan agar lebih go green, malah memanen kerusakan lingkungan yang juga tidak sedikit.

Beberapa permasalahan yang timbul:

* Polusi dan resiko penambangan bahan baku nikel dan cobalt

Semakin banyak bayi yang lahir dengan cacat lahir parah di wilayah Katanga, Republik Demokratik Kongo (DRC), menurut laporan Al-Jazeera (1/4) akibat penambangan Cobalt. Demikian pula limbah penambangan nikel  di Teluk Mornopo mengalir ke laut yang dapat membahayakan ekosistem.

Bagaimana bisa ada klaim kendaraan listrik bebas polusi dan ramah lingkungan di perkotaan jika sejak dari pembuatan bahan bakunya sudah mencemari lingkungan di pedesaan. Ironisnya, orang kota menikmati udara bersih tanpa polusi dengan menggunakan kendaraan listrik, sementara orang di desa menerima segala risikonya.

* Sampah batere yang dapat mencemari lingkungan dengan berbagai zat berbahaya

Sebagaimana sampah batere akibat penggunaan produk elektronik, sampah akibat penggunaan batere mobil listrik juga menambah pekerjaan dalam upaya recyclenya.


Tags: indonesiawindow  theconversation  Sorelle  Komitmeniklim


Harusnya jangan nekat Korupsi

Istilah Korupsi dapat diartikan sebagai perilaku tidak jujur, melakukan tindakan tidak bermoral dengan menyelewengkan atau menyalahgunakan barang (uang) milik instansi dan negara untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain atau korporasi.

Adapun berdasarkan Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999, korupsi adalah tindakan setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara.

Terjeratnya dua menteri sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi menjadi perhatian publik dalam kasus dugaan korupsi. Edhy terjerat kasus suap benih lobster, sedangkan Juliari terlibat korupsi dana bantuan sosial Covid-19.

Kasus ini menambah daftar korupsi di negara Indonesia yang secara indeks persepsi korupsi belum menunjukkan tanda tanda membaik. Bahkan, KPK ataupun aktor Pemerintah lainnya berwacana untuk menjatuhkan hukuman mati sebagai solusi atas pemberantasan korupsi.

Padahal dampak perbuatan korupsi, banyak merugikan keuangan negara, menghancurkan perekonomian negara, menghambat pembangunan nasional, serta menjauhkan tujuan negara untuk mensejahterakan kehidupan masyarakat.

Beberapa negara lain membuat kebijakan untuk menekan angka korupsi, membuat efek jera dan juga sebagai upaya preventif. Korea Selatan, bagi yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi akan dihukum berat dan dikucilkan, bahkan oleh keluarganya sendiri. 

Di Jerman, koruptor akan dihukum seumur hidup dan diminta untuk mengembalikan seluruh harta hasil korupsi. Di Negeri Paman Sam, pelaku akan dipenjara minimal 5 tahun dan dijatuhi denda. Bahkan untuk kasus berat, koruptor bisa saja diusir dari negara itu.

Sedangkan hukuman bagi para koruptor di Arab Saudi dilakukan sesuai dengan hukum Islam, yakni pancung. Meskipun dinilai kurang manusiawi, tapi hukuman ini terbukti memberikan efek jera kepada para pejabat setempat.

Malaysia mulai mempunyai undang-undang tentang korupsi sejak 1961, yang diberi nama Prevention of Corruption Act. Pada 1997, berlaku pula Anti Corruption Act, yang makin menguatkan hukum untuk para koruptor. Jika pejabat di negara ini terbukti korupsi, maka hukumannya adalah hukum gantung.

Namun demikian menurut The Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) hukuman mati tidak efektif, selama wacana hukuman mati di Indonesia lebih cenderung digunakan sebagai narasi populis, seolah-olah negara telah bekerja efektif dalam menanggulangi kejahatan, termasuk korupsi. ICJR merekomendasikan agar fokus pada visi pemberantasan korupsi dengan memperbaiki sistem pengawasan pada kerja-kerja pemerintahan.

Pendidikan diharapkan dapat mengambil peran meminimalisir korupsi sejak dini. Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia (RI)  Komjen Drs Firli Bahuri MSi menegaskan pentingnya  pendekatan pendidikan masyarakat yakni mencerdaskan kehidupan bangsa melalui Pendidikan Anti Korupsi (PAK). 

Terdapat tiga area pendidikan masyarakat,  mulai dari pendidikan TK, SD, SMP, SMA, hingga Perguruan Tinggi. Kedua, klaster penyelenggara negara, calon penyelenggara negara, para politisi, dan partai politik (parpol). Ketiga yakni klaster badan usaha, baik Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), maupun badan usaha swasta.  

Bahkan memungkinkan pendidikan karakter dan dibuat kurikulum sendiri tentang pendidikan antikorupsi berjalan secara progresif. Tak cuma itu, penyadaran anti korupsi juga bisa dilakukan sejak dini, meminimalisir bibit-bibit korupsi seperti hal-hal kecil saja, menyontek, plagiarisme, jajan tapi tak membayar, ingin memperoleh nilai akademik baik secara instan, tidak peduli dengan proses dan berbohong.

Kampanye Anti Korupsi juga bisa dilakukan dengan cara kekinian atau gaya milenial. Beragam cara bisa dilakukan untuk menghalau dan mencegah praktik kelam ini. Intinya itu dengan cara atau gaya ngepop, easy going juga terpenting menggembirakan anak muda. Misalnya kompetisi bertema pencegahan dan pemberantasan korupsi lewat lomba komik, meme, karikatur, menulis, debat, konser virtual, desain, vlog, film pendek, dll.

Harapannya berbagai format-format preventif dan tindakan dapat menghasilkan solusi dan berbagai kebijakan pemberantasan korupsi di Indonesia. Semua dilakukan dengan kesungguhan dan konsisten sebagai upaya merawat Indonesia dalam mencapai tujuan luhurnya.


Tags BPKP Liputan6 ICJR Merdeka Kompas Unnes Kumparan


Nasib bangsa penggemar tempe

Salah satu pendiri bangsa ini pernah berujar "Kami menggoyangkan langit, menggemparkan darat, dan menggelorakan samudera agar tidak jadi bangsa yang hidup hanya dari 2,5 sen sehari. Bangsa yang kerja keras, bukan bangsa tempe, bukan bangsa kuli. Bangsa yang rela menderita demi pembelian cita-cita," .

Pernyataan yang menggugah tentunya, agar bangsa ini harus bersungguh sungguh untuk meraih cita-cita luhurnya, siap berdikari dan tidak mudah diinjak injak bangsa lain. Beliau juga menyatakan bahwa kemerdekaan bukanlah tujuan akhir, ia hanyalah jembatan emas untuk mencapai kemakmuran seluruh rakyatnya.

Penjajahan yang telah dialami ratusan tahun seharusnya menjadi pengalaman pahit, diinjak-dinjak bangsa lain seperti pembuatan tempe bahkan dirampas hak kemerdekaan asasinya.

Masa pun berganti seiring bergantinya kepemimpinan negara, berganti pula generasi yang berbeda, berganti teknologi dan hiruk pikuknya dunia nyata bahkan ditambah interaksi di dunia maya. 

Mungkin ada beberapa persamaan yang tidak banyak berubah seiring perubahan waktu diantaranya yaitu mengkonsumsi tempe. Menurut sejarawan Dr. Onghokham masyarakat Jawa pada era tanam paksa penjajahan Belanda di abad ke-19, terpaksa mengonsumsi tempe yang tidak sengaja mereka temukan sebagai penyelamat kesehatan penduduk.

Hingga kini Tempe menjadi makanan yang sangat digemari dengan bahan bakunya adalah kedelai. Celakanya, kegemaran ini bisa saja terusik, pasalnya bahan baku kedelai ternyata masih tergantung impor. 

Data laporan Badan Pusat Statistik (BPS) impor kedelai Indonesia mencapai 2.670.086 ton pada tahun 2019, naik 84.277 ton dari tahun 2018 sebanyak 2.585.809 ton. Sepanjang semester-I 2020 mencapai 1,27 juta ton atau senilai 510,2 juta dollar AS atau sekitar Rp 7,24 triliun (kurs Rp 14.200).

Naiknya harga kedelai sebagai bahan baku tentunya akan sangat berdampak pada harga tempe itu sendiri. Kenaikan yang diakibatkan oleh perdagangan kedelai dengan sistem perdagangan bebas di dunia. Ironis memang, untuk menikmati tempe ternyata bangsa ini bergantung dengan bangsa lain.

Tampaknya bangsa ini perlu membuktikan kemampuan berdikarinya, salah satunya dimulai dari Tempe sebagai makanan kegemarannya. Dengan potensi sumber daya alam berupa lahan yang melimpah, diperlukan juga penelitian atas benih yang unggul, mekanisme usaha tani kedelai yang memadai sehingga diharapkan produktivitas kedelai bisa meningkat.


Tags: Kompas merdeka Detik wartaekonomi

Beberapa tips jika terpaksa membeli Laptop Bekas

Saat masih berlaku PSBB transisi dan aktivitas harian menjadi minim diluar rumah, maka salah satu pilihannya beraktivitas di dunia maya dan pembelajaran daring. Piranti elektronik berupa laptop menjadi andalan selain gadget dan PC. 

Alternatif membeli laptop bekas perlu dipersiapkan karena menyesuaikan anggaran keluarga dan isi kantong. Hal lain yang perlu menjadi pertimbangan adalah harga laptop baru saat ini di pasaran yang merangkak naik, diduga stok menurun karena produksi dan juga permintaan barang naik.

Pengetahuan yang cukup atas kondisi laptop bekas yang akan kita beli juga bisa menjadi peluang untuk menegosiasikan harganya.

Beberapa tips membeli laptop bekas

1. Pilih spesifikasi laptop, sesuaikan kebutuhan penggunanya

Spesifikasi laptop dapat mempengaruhi harganya, penting menyesuaikan dengan kebutuhan. Apakah digunakan untuk desain grafis, animasi, game, streaming multimedia dan video atau sekadar aplikasi pengetikan.

Jika banyak laptop bekas yang murah dijual di pasaran, belum tentu cocok dengan kebutuhan pengguna desain grafis. Demikian pula laptop bekas yang mahalpun belum tentu cocok bagi pengguna yang hanya memerlukan aplikasi pengetikan saja.

Disamping itu cek kesesuaian hardware dengan iklan penawarannya melalui software bawaan windows yaitu dxdiag atau control panel systemnya atau bisa juga dengan aplikasi lain seperti CPU-Z. Beberapa piranti keras yang penting seperti; Chip processor, memory (RAM), kartu grafis (VGA), kapasitas dan jenis penyimpanan HDD atau SSD. 

Sebagai contoh untuk processor saja bisa bervariasi dan berbeda, untuk satu jenis processor intel pentium i3, ada perbedaan generasinya, tipe dan clocknya yang mempengaruhi harga dan kinerjanya.

2. Cek kondisi fisik

Pengecekan fisik adalah yang paling mudah karena kasat mata. Teliti semua bagian layar dan LCD, baik ketika dinyalakan ataupun saat dimatikan. Periksa apakah terdapat bintik-bintik atau warna yang berbeda di setiap sudut layar atau bintik memudar pada layar dengan mengubah wallpaper-nya.

Pastikan kesehatan bodinya, apakah terdapat retakan yang mungkin karena terjatuh atau sekedar lecet saja. Laptop bekas yang pernah terjatuh tidak menutup kemungkinan komponennya pun mengalami sedikit kerusakan.

3. Cek keandalan piranti pendukung

Kinerja piranti pendukung seperti input keyboard perlu di cek tutsnya masing-masing dengan mencoba mengetikannya pada aplikasi word, lalu tombol fungsi (fn) pada keyboard juga perlu di cek apakah masih bisa digunakan untuk shortcut tertentu seperti memperbesar mengecilkan suara, mengatur cahaya layar, menonaktifkan jaringan.

Mouse pada laptop juga dicek apakah masih bisa digunakan. Speaker, tombol dan soket untuk menyambungkan kabel atau piranti lain apakah juga masih bisa digunakan. Piranti jaringan seperti LAN, wireless LAN dan bluetooth juga apakah tersedia.

4. Daya dan kesehatan baterai

Periksa kelengkapan adaptor apakah masih bisa mensuplai arus dan ketahanan waktu penggunaan baterai. Pastikan adaptor mampu mencas baterai.

5. Garansi

Terkadang kita dapati penjual yang memiliki layanan purna jual baik dengan memberikan garansi personal untuk waktu tertentu. Tentunya ini kita bisa manfaatkan untuk mengetahui kondisi sebenarnya laptop yang kita beli. 

Pastikan kita juga memanfaatkannya dengan meminimalisir kesalahan pengguna seperti tertuang air atau korsleting arus listrik dirumah.


Sumber Bukalapak  Tirto  Makinrajin

Negara Prancis dan serangan Islamophobia

Negara Prancis melalui kebijakan pemimpinnya seolah memelihara polemik sehubungan dengan nilai yang dianut agama Islam. Pada tahun 2015 silam surat kabar satir Charlie Hebdo dengan mengatasnamakan kebebasan menerbitkan kartun dan mencetak banyak gambar yang menghina Nabi Muhammad.

Majalah tersebut memprovokasi dan melukai umat Islam, karena menggambar Nabi dianggap menghujat dan dilarang dalam Alquran. Gambar tersebut merupakan karikatur yang pertama kali diterbitkan harian Denmark Jyllands-Posten pada 2005 dan beberapa kali dicetak ulang pada sampul Charlie Hebdo tahun 2006 kemudian tahun 2015.

Tahun 2020 ini kembali terjadi peristiwa tragis, pada 6 Oktober lalu terjadi pembunuhan guru sejarah dan geografi di sebuah sekolah pinggiran di kota Paris, Samuel Paty (47), setelah menunjukkan karikatur tokoh Nabi Muhammad SAW di dalam kelas.

Pernyataan presiden Prancis Macron juga membuat panas situasi, ia berujar sang guru "dibunuh karena kaum Islamis menginginkan masa depan kita". Ia juga sempat berujar bahwa "Islam adalah agama yang sedang mengalami krisis di seluruh dunia".

Sekjen Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU), Helmy Faishal Zaini, sangat menyayangkan pernyataan dan sikap Presiden Emmanual Macron yang menyatakan bahwa Islam merupakan agama yang sedang mengalami krisis di seluruh dunia, pernyataan Macron bisa menggelorakan Islamophobia atau ketakutan kepada agama Islam. Selain itu pernyataan tersebut bisa berdampak pada perdamaian dunia.

MUI menilai bahwa Macron secara tak langsung telah mendukung gerakan Islamphobia. Pernyataan Macron tentang Islam dan umat Islam sebagai main trigger di banyak kasus kekerasan di dunia, terutama jika umat islam mayoritas. Ini sangat berbahaya seakan menyamakan Islam agama kekerasan dan intoleran.

Prancis pun memanen atas tindak tanduk pemimpinnya, tak ayal Prancis seperti menjadi 'musuh bersama' bagi negara-negara berpenduduk Muslim. Prancis mendapatkan boikot dari negara-negara mayoritas Muslim. Salah satunya terjadi boikot produk Prancis di Yordania, Qatar, Kuwait, dan Turki



Sumber newsdetik cnbc Republika Tribunnews ihram

Tanda Ponsel Kena Hack / Disadap

Sebagai alat komunikasi, tentunya di smartphone terdapat banyak data pribadi yang disimpan kan?  seperti pesan, foto, video, kontak bahkan aktivitas berselancar. Bagaimana jika semua informasi itu dicuri dan diketahui oleh orang lain. 

Perlunya mengenali tanda-tanda jika smartphone disadap, agar cepat melakukan solusi penanganannya. Solusinya bisa berupa membuang aplikasi jahat yang terinstal, mereset sesuai settingan awal pabrik atau membawanya ke tempat servis yang dipercaya.

Berikut diiantara tanda-tandanya:

  • Suara Panggilan Sering Terganggu ;  ketika sedang menelpon, tiba-tiba selalu terdengar suara bising atau kresek-kresek di HPmu, sementara di lawan bicara normal. Anda wajib curiga jika panggilanmu disadap.
  • Ada Aplikasi yang Tidak Dikenal ; untuk menyadap smartphone, biasanya hacker harus memasang aplikasi tambahan di smartphone target dan menyembunyikan aplikasi tersebut. Coba cek di menu Settings - Apps atau Application Manager, lalu cek apakah ada aplikasi asing di smartphone-mu. Jika ternyata ada aplikasi mencurigakan yang tidak pernah diinstall sebelumnya, bisa jadi itu adalah malware atau aplikasi mata-mata yang mencuri datamu.
  • Baterai Mudah Habis dan Panas ;  untuk mengirim data-datamu, aplikasi mata-mata yang di-install oleh hacker harus berjalan terus di background. Dampaknya smartphone menjadi gampang panas dan baterainya jadi boros.  Maka perlu dipastikan ada program aneh yang terus berjalan, berbeda dengan baterai yang memang sudah ngedrop/kembung.
  • Kuota Boros ; smartphone yang disadap juga biasanya boros kuota, karena aplikasi asing tersebut terus mengirimkan data ke luar tanpa sepengetahuan pemiik HP. Hanya dalam hitungan detik, data-data penting bakal otomatis jadi milik mereka. Sangat penting bagi kamu untuk tidak asal membuka situs atau website berisiko, karena bisa jadi data akan dicuri dari sana.
  • Smartphone Lemot ; Jika saat menjalankan aplikasi ringan saja smartphone sering kerasa lemot, bisa jadi ada malware yang bekerja untuk mengirimkan data ke orang lain. Saat chatting, ternyata di saat bersamaan ada aplikasi mata-mata yang ter-install juga ikut bekerja.
  • Sering Muncul Iklan Pop Up ; Beberapa aplikasi untuk menyadap smartphone ada yang tidak bisa berjalan otomatis. Ada yang menggunakan iklan pop-up sebagai trigger untuk mengaktifkannya. Jadi, ketika iklan tersebut di-klik, maka aplikasi mata-mata tersebut akan aktif. Hindari meng-klik aneka jenis iklan pop-up supaya terhindar dari para hacker yang ingin mencuri datamu.
  • Lokasi GPS Mendadak Aktif ; Salah satu tujuan orang lain menyadap smartphone adalah untuk mengetahui lokasi. Karena itu, jika tiba-tiba pengaturan lokasi smartphone kamu aktif (saat biasanya dimatikan), bisa jadi ada aplikasi yang memaksa lokasi untuk aktif.
  • WiFi Sering Aktif Sendiri ; Saat berada di tempat umum dan tiba-tiba koneksi WiFi kamu aktif, kamu harus waspada. Siapa tahu terkena sadap. Kenapa harus WiFi? lewat koneksi WiFi di tempat umum, hacker bisa dengan mudah menginfeksi dan melakukan transfer data ke targetnya. Hati-hati bagi pengguna yang hobi memakai Wifi umum dengan alasan hemat.
  • Ada Nomor Tidak Diketahui pada Recent Calls ; Cek nomor-nomor tidak dikenal pada daftar kontak atau pada kolom recent calls mu. Terdapat catatan histori recent call, padahal merasa tidak pernah menghubungi nomor itu ataupun menerima panggilan dari nomor tersebut.
  • Smartphone Tiba-Tiba Reboot Sendiri ; smartphone yang melakukan reboot tanpa kehendak pemegang HP dan bukan karena masalah di perangkat keras HPnya.
  • Akivitas tak biasa pada akun ; terakhir yang mengerikan juga adalah jika hacker berhasil masuk ke smartphone dan mereka juga akan bisa mengakses akun yang terintegrasi di dalamnya. Mulai media sosial sampai email atau aplikasi lainnya.


Verifikasi Draf Final UU Ciptaker ala PKS

Proses pembahasan rancangan undang-undang yang dilakukan secara cepat di masa pandemi dan serba terbatas tentu menjadi pertanyaan masyarakat. Perlu dipastikan bahwa proses politik yang terjadi di DPR RI itu telah berjalan dengan baik, terlepas dari sikap politik akhir partai terhadap UU itu.

Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPR RI akan membentuk tim pemeriksa, yang terdiri dari anggota Badan Legislasi (Baleg) dan tenaga ahli fraksi PKS bidang badan legislasi. Tugas tim ini memeriksa dan membandingkan draf akhir keputusan panitia kerja (panja) dengan salinan UU Cipta Kerja yang diserahkan kepada Presiden. 

PKS ingin memastikan isi UU Cipta Kerja yang diterima Presiden sesuai dengan hasil keputusan rapat paripurna DPR RI. Sebagai salah satu partai politik yang menolak UU Cipta Kerja, PKS ingin menjaga kualitas proses regulasi kita. Ini adalah langkah antisipatif untuk menjaga marwah DPR RI sebagai lembaga yang terhormat.

Oleh karena itu perlu ada draf yang bersifat resmi dan final, yang nantinya PKS akan mempelajari secara seksama dan akan dibandingkan dengan catatan-catatan yang dimiliki PKS selama pembahasan RUU Ciptaker, baik di Panja maupun di tim perumus/tim sinkronisasi. 

"Ini pengalaman pertama Indonesia membahas RUU dengan metode Omnibus Law, di mana dokumennya lebih dari seribu halaman serta mengubah, menambah, atau mencabut pasal-pasal dari sekitar 80 undang-undang. Ini pekerjaan besar yang sangat luar biasa. Karena itu tidak heran kalau terjadi perubahan-perubahan pada draf yang ada," ujar Mulyanto (Anggota Baleg dari Fraksi PKS)


Sumber VIVA

Polemik disahkannya Omnibus Law

Omnibus law merupakan rancangan undang-undang (bill) yang mencakup lebih dari satu aspek yang digabung menjadi satu undang-undang. Hal ini sejalan dengan keinginan Presiden Joko Widodo untuk menerbitkan omnibus law yang dapat merevisi banyak undang-undang sekaligus melalui pengesahan UU Cipta Kerja. 

Keinginan yang telah disampaikan sejak ia dilantik bersama Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden RI 2019-2024 pada 20 Oktober 2019. Beliau menyoroti tumpang tindih pada berbagai regulasi yang menghambat investasi serta pertumbuhan lapangan pekerjaan. Oleh karena itu, Presiden Jokowi menyampaikan niatnya untuk mengajak DPR menyusun omnibus law, sebuah UU sapu jagat yang bisa merevisi banyak UU.

Sebelum ketok palu pengesahannya melalui rapat paripurna DPR, saat masih berbentuk RUU ini langsung mendapat penolakan dari sejumlah kalangan, khususnya kaum buruh. Sebab, banyak aturan yang dianggap bisa memangkas hak buruh dan menguntungkan pengusaha.

Omnibus Law dipandang merugikan masyarakat dan menjadikan Indonesia menuju ‘negara buruh’. Sejak awal penolakan, kalangan buruh paling getol. Di garda terdepan, mereka menyuarakan risiko jika undang-undang Cipta Kerja disahkan. 

Dan akhirnya ketok palu pengesahan RUU Cipta Kerja menjadi UU tetap dilaksanakan melalui rapat paripurna di Gedung DPR. Walaupun menyisakan beberapa aturan yang masih kontroversial dan aksi penolakan dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Demokrat. Kedua fraksi tersebut kalah oleh tujuh fraksi lainnya yang mendukung RUU ini disahkan, yakni PDI-P, Golkar, Gerindra, Nasdem, PKB, PAN, dan PPP.


Ikhtisar Detik CNBC Kompas Tirto IDN

Bahaya laten Komunis dan berbagai peristiwa tragis yang menyertainya

Perjalanan kelompok komunis di Indonesia yang tergabung di Partai Komunis Indonesia (PKI) terukir dalam sejarah panjang bangsa yang sulit dilupakan oleh anak bangsa. Setelah proklamasi Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945, pemberontakan PKI telah berulang kali terjadi.

Pemberontakan PKI meletus di Madiun, Jawa Timur pada September 1948. Sejak kedatangan Muso ke Indonesia adalah pembawa amanat Moskow sejak berangkat ke Uni Soviet. Atas intruksi Moskow, ia mendirikan PKI muda dan misi untuk menyelaraskan haluan kaum komunis Indonesia dengan garis komunis internasional. Kenyataan yang terjadi sekitar tanggal tersebut, bahwa organisasi PKI telah melancarkan coup d’etat di Kota Madiun dan sekitarnya. Agenda yang dilakukan diantaranya, berupa:

  • PKI menculik para ulama dan kiai dari Pesantren Takeran di Magetan. KH Sulaiman Zuhdi Affandi digelandang secara keji oleh PKI dan dikubur hidup-hidup di sumur pembantaian Desa Koco, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan. Di sumur tersebut ditemukan 108 kerangka jenazah korban kebiadaban PKI.
  • mendeklarasikan NEGARA REPUBLIK SOVIET INDONESIA dengan Muso sebagai Presiden dan Amir Syarifuddin Harahap sebagai Perdana Menteri.
  • PKI merebut Madiun, lalu menguasai Magetan, Ponorogo, Pacitan, Trenggalek, Ngawi, Purwantoro, Sukoharjo, Wonogiri, Purwodadi, Kudus, Pati, Blora, Rembang, dan Cepu, serta kota-kota lainnya
  • PKI Madiun menangkap 20 orang polisi dan menyiksa serta membantainya.
  • PKI Blitar menculik dan menyembelih Bupati Blora Mr.Iskandar dan Camat Margorojo – Pati Oetoro, bersama tiga orang lainnya, yaitu Dr.Susanto, Abu Umar, dan Gunandar, lalu jenazahnya dibuang ke sumur di Dukuh Pohrendeng Desa Kedungringin Kecamatan Tujungan Kabupaten Blora.
  • PKI menciptakan 2 (dua) Ladang Pembantaian / Killing Fields dan 7 (tujuh) Sumur Neraka di MAGETAN untuk membuang semua jenazah korban yang mereka siksa dan bantai
  • PKI membantai sedikitnya 212 tawanan di ruangan bekas Laboratorium dan gudang dinamit di Tirtomulyo Kabupaten Wonogiri – Jawa Tengah.

Monumen Kresek menjadi saksi bisu kekejaman Partai Komunis Indonesia (PKI) yang telah melegenda, saat membantai sejumlah tokoh dan ulama di Madiun. Sesuai data resmi dari Kodim Madiun yang menjadi referensi pembuatan brosur bahwa PKI menguasai Madiun sejak 18 hingga 30 September 1948. Waktu yang singkat namun ada ribuan korban yang berhasil dibinasakan dengan kejam.

Sejak 1960-an, daerah Jawa Tengah dikenal menjadi basis PKI, terutama di Solo, Kartosusuro, Boyolali, dan Klaten. Banyak aksi sepihak yang ditujukan kepada lawan politik, tokoh agama, dan orang-orang sipil tak berdosa. Di antaranya, penculikan dan penghilangan paksa empat orang di Klaten dan hingga kini tidak ketahuan kuburannya.

Gerakan 30 September oleh PKI juga dilakukan ditahun 1965. PKI secara sistematis melakukan kejahatan pelanggaran HAM berat atau diduga kuat melakukan pelangaran HAM berat dari fakta yang dikumpulkan. Dimulai pada tahun 1963, PKI memprovokasi Presiden Soekarno untuk Konfrontasi dengan Malaysia, dan mengusulkan dibentuknya Angkatan Kelima yg terdiri dari BURUH dan TANI untuk dipersenjatai dengan dalih ”mempersenjatai rakyat untuk bela negara melawan Malaysia.

Kemudian upaya pembubaran GPII (Gerakan Pemuda Islam Indonesia), Penyebabnya, tidak lain, hanya karena ANTI NASAKOM. Demikian pula atas desakan dan tekanan PKI terjadi penangkapan Tokoh-Tokoh Masyumi dan GPII serta Ulama Anti PKI, antara lain: Buya Hamka, KH. Yunan Helmi Nasution, KH. Isa Anshari, KH. Mukhtar Ghazali, KH. EZ. Muttaqien, KH. Soleh Iskandar, KH. Ghazali Sahlan dan KH. Dalari Umar.

Pada tanggal 13 Januari 1965 terjadi peristiwa Kanigoro, di Kanigoro, Kediri, Jawa Timur. Dua sayap PKI, yaitu PR (Pemuda Rakyat) dan BTI (Barisan Tani Indonesia) menyerang dan menyiksa peserta Training PII (Pelajar Islam Indonesia) di Desa Kanigoro Kecamatan Kras Kabupaten Kediri, sekaligus melecehkan pelajar wanitanya, dan juga merampas sejumlah Mushaf Al-Qur’an dan merobek serta menginjak-injaknya.

Puncaknya tanggal 30 September 1965 malam, terjadi Gerakan G30S/PKI atau disebut juga GESTAPU (Gerakan September Tiga Puluh):
  • PKI menculik dan membunuh 6 (enam) Jenderal Senior TNI AD di Jakarta dan membuang mayatnya ke dalam sumur di LUBANG BUAYA – Halim, Jakarta. Mereka adalah: Jenderal Ahmad Yani, Letjen R.Suprapto, Letjen MT Haryono, Letjen S. Parman, Mayjen Panjaitan, dan Mayjen Sutoyo Siswomiharjo. Tragis, terbunuhnya Letnan Jenderal TNI Anumerta Siswondo Parman (S Parman) dalam peristiwa itu, diduga atas perintah kakak kandungnya Ir Sakirman yang merupakan anggota di Politbiro CC PKI. Dua sosok ini lahir dari rahim ibu yang sama. Namun, ideologi dan keyakinan membuat mereka berada dalam garis yang berbeda.
  • PKI juga menculik dan membunuh Kapten Pierre Tendean karena dikira Jenderal Abdul Haris Nasution.
  • PKI pun membunuh AIP KS Tubun seorang Ajun Inspektur Polisi yang sedang bertugas menjaga rumah kediaman Wakil PM Dr. J. Leimena yang bersebelahan dengan rumah Jenderal AH Nasution.
  • PKI juga menembak putri bungsu Jenderal AH Nasution yang baru berusia 5 (lima) tahun, Ade Irma Suryani Nasution, yg berusaha menjadi perisai ayahandanya dari tembakan PKI, kemudian ia terluka tembak dan akhirnya wafat pada tanggal 6 Oktober 1965.
Di desa Karangasem (kini Desa Yosomulyo) Kecamatan Gambiran, PKI menyamar sebagai Anshor  lalu mengundang Anshor Kecamatan Muncar untuk pengajian. Saat Pemuda Anshor Muncar datang, mereka disambut oleh Gerwani yg menyamar sebagai Fatayat NU, lalu mereka diracuni, setelah keracunan mereka dibantai oleh PKI dan jenazahnya dibuang ke Lubang Buaya di Dusun Cemetuk Desa / Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi. Sebanyak 62 orang Pemuda Anshor yg dibantai, dan ada beberapa pemuda yang selamat dan melarikan diri, sehingga menjadi saksi mata peristiwa. Peristiwa tragis itu disebut Tragedi Cemetuk, dan kini oleh masyarakat secara swadaya dibangun Monumen Pancasila Jaya.

Kekosongan kekuatan fisik terjadi di Yogyakarta pasca kudeta PKI di Jakarta 1965, terlihat bahwa sampai minggu terakhir bulan Oktober orang-orang PKI masih berkeliaran dengan bebasnya. Dengan berani sekali orpol-ormas mengadakan Rapat Besar di Alun-Alun Utara pada tanggal 20 Oktober, dengan tuntutan utama supaya PKI dibubarkan. Rapat ini diadakan ditengah-tengah sorotan mata orang-orang PKI. Banyak diantara mereka yang menyaksikannya! Mungkinkah mereka bimbang dengan cepat gagalnya kup di Jakarta?

Sebagai penutup, ideologi impor ini telah mengorbankan banyak nyawa melalui revolusinya untuk bisa eksis di sejumlah negara.  Penyair angkatan 1966 Taufiq Ismail menyebutkan bahwa komunis telah membantai 120 juta orang di 75 negara selama periode 1917-1991. Selama 74 tahun, Komunis itu rata-rata membunuh 1.621.621 orang setiap tahun atau 4.504 orang per hari atau tiga orang per menitnya.

Dalam perebutan kekuasaan dengan kekerasan itu apa pedoman praktisnya? Untuk bisa berhasil (Colegrove: 1957, Schwarz: 1972, Zagladin: 1973, Conquest: 1990, Nihan: 1991) ada 18 butir patokan yang menjadi tuntunan praktis: berdusta, memutar balik fakta, memalsukan dokumen, memfitnah, memeras, menipu, menghasut, menyuap, intimidasi, bersikap keras, membenci, mencaci maki, menyiksa, memerkosa, merusak-menyabot, membumi hangus, membunuh sampai membantai. Aktivis partai mulai dilatih berdusta sampai ahli, akhirnya membunuh dan membantai. Singkatnya, semua dilakukan dengan menghalalkan berbagai cara untuk mencapai tujuannya.


Sumber Matamadura newsdetik Republika AcehTribunnews Antaranews Liputan6 Tirto



Kekejian Zionis Israel kepada Palestina

Kekejian Zionis Israel kepada Palestina tak kunjung sirna, sebagaimana pendudukan wilayah oleh Israel yang telah lama berlangsung atas negara berdaulat Palestina. Semenjak presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada 6 Desember 2017. Negara Palestina menghadapi tantangan atas dukungan penuh secara politik dari negara tetangga dan dunia internasional atas hak kemerdekaannya.

Dilansir Republika, sikap tegas Qatar melalui pernyataan Kemlunya agar tidak menyia-nyiakan upaya untuk memberikan semua dukungan yang dapat dilakukan untuk meringankan penderitaan saudara-saudara Palestina sampai mereka memiliki semua hak yang sah untuk rakyat Palestina. Presiden Aljazair Abdulmajid Tebboune juga menentang normalisasi dengan pendudukan demi mendukung perjuangan Palestina.

Sikap politik yang berbeda telah ditunjukkan Uni Emirat Arab UEA yang menyepakati perjanjian normalisasi hubungan diplomatik pada 13 Agustus lalu dengan Israel. Itu merupakan kesepakatan perdamaian pertama yang dicapai Israel dengan negara Arab dalam 26 tahun. Tel Aviv terakhir kali menandatangani perjanjian semacam itu pada 1994 dengan Yordania. Belum genap sebulan pasca-perjanjian dengan UEA, tepatnya pada 11 September lalu, Israel berhasil menyepakati normalisasi dengan Bahrain. 

Mirisnya, kekejian atas pendudukan di zaman modern ini tak kunjung sirna. KNRP TV mengabarkan pada Ahad, 20 September 2020. Walid Assaf, Kepala Komite Menolak Tembok Rasis dan Permukiman di Tepi Barat menegaskan, bahwa penjajah israel telah merobohkan 3.300 rumah di sepanjang enam tahun terakhir. Perobohan terjadi di zona "C" yang berada di wilayah Tepi Barat. Sebagian besar zona tersebut berada di Lembah Yordania.

Ikhtiar mencegah Badai Sitokin saat awal tertular COVID19

Bincang Santai secara daring bersama dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A(K) yang diupload Kanal youtube Budi Susilo Halim menarik untuk disimak. Temanya adalah Ikhtiar Sederhana dan Efektif mencegah Badai Sitokin saat Awal Tertular COVID19.

Pembicara menekankan bahwa ikhtiar ini merupakan alternatif upaya agar pasien tidak berakhir tragis di masuk ke ruang ICU. Tentunya berhasilnya ikhtiar ini ditangan Allah SWT, karena domain menyembuhkan memang bukan ditangan manusia. Sebagaimana ikhtiar meminum obat yang canggih sekalipun belum tentu terjamin keberhasilannya 100%. 

Ikhtiar ini perlu disampaikan mengingat kepadatan interaksi manusia saat PSBB new normal yang memunculkan sebaran baru kasus positif corona dan akumulasi gugurnya para tenaga medis.

Pembahasan dimulai dengan memperhatikan Epidemiologic Triangle,  yakni 3 faktor penyebaran epidemic yang membentuk segitiga;

1. Agent, dalam hal ini virus sarcov2 yang mudah menyebar dan menyebabkan kematian pada sebagian orang dengan komorbiditas 

2. Host ( manusia )

3. Environment ( lingkungan )

Ketika terjadi epidemi, hal yang bisa dilakukan diantaranya melalui perbaikan environment dengan upaya 3 M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak). Namun ketika perbaikan environment sulit dilakukan karena ketidakpatuhan, maka hal yang dapat dilakukan adalah memperbaiki atau memperberat bobot / kualitas pada Host. Host perlu mempersiapkan diri ketika tertular apa saja yang perlu dilakukan. Apakah harus banyak makan saat tertular ?

Manusia tercipta dengan sebaik-baiknya penciptaan, diantaranya adalah sistem imun pada manusia yang mengagumkan. Namun demikian dalam perjalanan hidup tiap individu berbeda dalam hal kualitas imunnya. Diantaranya yang ditunjukkan parameter Optimal Metabolic Health (kondisi kesehatan metabolik). Parameter kondisi kesehatan metabolik itu berupa;

1. Lingkar pinggang (90 cm untuk pria / 80 cm untuk wanita)

2. Gula darah puasa < 100 mg/dl

3. HbA1c < 5,7 %

4. Trigliserida < 150 mg/dl

5. HDL kolesterol > 40 mg/dl untuk pria dan 50 mg/dl untuk wanita

6. Tekanan darah < 120/80 mmHg

7. Tidak minum obat apapun

Kualitas parameter kesehatan metabolik itu tidak memandang usia. Walaupun secara alamiah usia lanjut lebih tidak terjaga tetapi perilaku hidup yang buruk pada usia muda juga mengakibatkan parameter kesehatan metabolik tidak terpenuhi. Ketika host / orang-orang ini tidak memenuhi kriteria kondisi kesehatan metabolik tersebut, maka sistem imunitas akan terganggu dan berpotensi tertular covid dengan komorbiditas. 

Pada kasus host yang mengalami obesitas, imunitasnya akan sangat terganggu. Dalam kondisi normal saja mengalami inflamasi (bagian dari respon imun / sistem kekebalan tubuh), apalagi saat Covid masuk akan terjadi hyper inflamasi. Tentunya berbahaya jika penderita meresponnya dengan banyak makan.

Oleh karena itu, upaya yang dapat dilakukan setelah tertular bukan dengan banyak makan, tetapi mendorong agar sistem imunitas tubuh bisa bekerja optimal. 

Beberapa pendapat ahli dan hasil penelitian:

1. Plutarch; "Lebih baik berpuasa dibandingkan menggunakan obat". Perilaku ini bisa dicermati saat binatang sakit tidak melakukan aktivitas makan. 

Selanjutnya dalam kondisi normal, menurut dr Piprim kita bisa membiasakan untuk minimal "berpuasa/tanpa aktivitas pencernaan selama 16 jam dan 8 jam untuk pencernaan bekerja.

2. Hippocrates; " setiap orang mempunyai dokter dalam dirinya, kita hanya membantunya agar ia bekerja. Proses penyembuhan alamiah merupakan upaya yang paling bagus. Makanan seharusnya menjadi obat, sebagaimana obat layaknya menjadi santapan kita. Tapi makan saat kondisi sakit, seperti memelihara penyakit ".

3. Terdapat penelitian bahwa Anorexia (tidak mau makan) saat infeksi adalah mekanisme pertahanan tubuh host (manusia/penderita) untuk mengusir patogen.

4. Pemenang nobel, Yoshinori Ohsumi tahun 2016 menemukan mekanisme autophagy, proses ketika sel-sel pada tubuh kita mengeluarkan racun dan menggantikan racun-racun dengan memperbaiki diri mereka sendiri.

5. Penelitian yang menunjukkan Covid 19 memerlukan glukosa sebagai makanannya, maka pentingnya upaya menghambat glukosa untuk menonaktifkan pertumbuhan virus.

Sebagai penutup, data penderita covid secara internasional menunjukkan bahwa 96% penderita sembuh, sedangkan 4% nya  berujung kematian. Data tersebut merupakan data optimis mengingat peluang sembuh ternyata besar. 

Bagi kelompok beresiko karena bermasalah secara parameter kesehatan metabolik, tentu menjadi sangat penting memperhatikan kondisi dirinya agar kekebalan tubuhnya mumpuni untuk bebas dari virus dan tidak terjatuh ke dalam kategori penderita sebanyak 4%  tersebut.


Sumber Youtube


Penyelenggaraan Pilkada di masa pandemi

Setelah DPR dan Pemerintah bersepakat untuk tetap menyelenggarakan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak pada 9 Desember 2020 di 270 daerah se-Indonesia melalui Perppu No 2 Tahun 2020. Penyelenggaraan pilkada di masa pandemi Covid-19 tentunya memiliki tantangan secara teknis dan secara kualitas penyelenggaraannya dibandingkan penyelenggaraan saat normal.

Tantangan secara teknis seperti penyediaan alat pelindung diri (APD) petugas di lapangan serta penambahan tempat pemungutan suara dan petugasnya karena penerapan protokol kesehatan physical distancing. Implikasinya berupa kenaikan biaya pelaksanaan pilkada oleh penyelenggara. 

Sedangkan secara kualitas diantaranya berkaitan dengan partisipasi pemilih dalam penyelenggaraan pilkada. Turunnya jumlah pemilih bisa diakibatkan karena kekhawatiran masyarakat akan risiko tinggi penularan Covid-19. Liputan 6.com pada tanggal 12 september 2020 memberitakan bahwa Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat dari 309 daerah yang mengikuti Pilkada 2020, sebanyak 45 kabupaten/kota masuk dalam zona merah.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) sendiri sebenarnya sudah mengantisipasi jika pandemi Covid-19 tidak kunjung membaik saat pilkada pada 9 Desember 2020 dengan mengatur bagaimana tata cara penyelenggaran tahapan-tahapan pilkada di masa pandemi.

"Kami berharap apa yang sudah diatur dalam PKPU bisa dihormati, kemudian ditaati dan dilaksanakan oleh semua pihak di lapangan sehingga kemudian kita bisa mewujudkan pilkada yang demokratis dan para pihak juga terjaga kesehatan dan keselamatannya," kata Dewa kepada Liputan6.com di Jakarta, Jumat (11/9/2020).

Akhirnya dengan kondisi luar biasa ini, pihak penyelenggara dituntut untuk melakukan terobosan dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pilkada. Sosialiasi penyampaian visi misi kandidat agar calon pemilih lebih mengenal dan menakar program kerjanya. Dan masalah klasik berupa praktik politik uang (money politic), dengan kondisi ekonomi masyarakat yang terdampak serius akibat pandemi Covid-19 yang seolah menemukan momentumnya


Sumber: Liputan6   Kompas  Kabar24

Beberapa tips kesehatan di masa pandemi

Luar biasa ujian masyarakat dunia di tahun 2020, dimulai dari ancaman virus yang kemudian menjalar ke berbagai sektor kehidupan. Indonesia tentu tak luput dari ancaman ini, negara kepulauan dengan jumlah penduduk yang tinggi harus dapat bertahan melewatinya.

Berikut ini bebeapa tips yang saya ambil dari beberapa sumber untuk menjaga kesehatan fisik secara individu; 

1. batasi untuk mengkonsumsi karbohidrat karena ini sumber energi buat kuman termasuk virus.

2. puasa akan meningkatkan imunitas tubuh dan perbaikan sel-sel yang sudah rusak. Tips ini mungkin terasa mengingat sektor ekonomi mengalami goncangan, karena pandemi ini memicu pemutusan hubungan kerja yang berdampak daya beli masyarakat. Saling tolong menolong mencukupi kebutuhan dasar pangan tentu akan terasa juga manfaatnya. Upaya swa masyarakat untuk bertanam dan pembudidayaan ikan di rumah juga diharapkan bisa memperkuat ketahan pangan masyarakat. 

3. istirahat yang cukup jangan begadang, ingat begadang kalau ada gunanya kata bang haji Rhoma 😅. Istirahat yang tidak memadai karena begadang dapat menaikkan hormon kortisol yg akan membuat sel-sel tubuh rentan kerusakan dan hormon pertumbuhan tertekan akibatnya perbaikan sel akan terhambat

4. kelola stres karena adrenalin yang selalu tinggi akan meningkatkan gula darah dan dapat merusak sel

5. rutin meminum air putih secukupnya

6. berolahraga secara teratur akan meningkatkan sirkulasi darah, melancarkan pembuangan kotoran, meningkatkan growth hormon (hormon pertumbuhan) dan meningkatkan imunitas tubuh.

Demikian yang bisa saya sampaikan semoga bermanfaat.

Deklarasi Calon Walikota Depok 2020

Ajang Pilkada mulai ramai digelar. Depok merupakan salah satu daerah yang melaksanakan pilkada serentak tahun 2020 ini. Ada dua calon kontestan diusung oleh partai politik yang sedianya meramaikan ajang ini.

Partai Keadilan Sejahtera ( PKS ) akhirnya kembali mengusung Idris Abdul Shomad di Pilkada Depok 2020. Idris akan berhadapan dengan wakilnya saat ini, Pradi Supriatna. Pasangan yang telah memimpin Kota Depok satu periode itu akhirnya pisah jalan. 

PKS mencalonkan Idris Abdul Shomad dengan wakilnya yakni Imam Budi Hartono. Ir. H. Imam Budi

Hartono atau IBH adalah seorang politikus yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Jawa Barat.

Deklarasi calon walikota dan wakil walikota Depok akan dilakukan siang ini, jum'at 4 september 2020 pada jam 13:30 WIB




Sumber PKS Depok

Gempa guncang Bengkulu

Gempa berkekuatan magnitudo (M) 5,1 terjadi di Bengkulu. Dilansir twitter resmi BMKG bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

BMKG mencatat gempa terjadi pada Sabtu (29/8/2020) pukul 12.35 WIB. Koordinat gempa berada pada 4,37 Lintang Selatan dan 101,02 Bujur Timur.

Episenter gempa berada di laut dengan jarak 150 km dari arah barat daya Bengkulu. Gempa memiliki kedalaman 10 km.

#Gempa Mag:5.1, 29-Aug-20 12:35:42 WIB, Lok:4.37 LS,101.04 BT (150 km BaratDaya BENGKULU-BENGKULU), Kedlmn:10 Km, tdk berpotensi tsunami #BMKG



Sumber BMKG

Persiapan Pilkada di masa Pandemi

KPU membuat aturan khusus mengenai Pilkada serentak tahun 2020 ditengah mewabah virus Corona. Hal ini tertuang dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 5 Tahun 2020 mengenai perubahan ketiga atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 15 Tahun 2019 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Pilkada Tahun 2020.

Gelaran Pilkada 2020 akan terasa berbeda dengan Pilkada tahun-tahun sebelumnya karena akan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dalam seluruh tahapan penyelenggaraan Pilkada 2020.

Keputusan itu diberlakukan setelah KPU berkoordinasi dengan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), Doni Monardo dan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto.

Agenda dan Tahapan Pilkada:

  1. Masa pemutakhiran Daftar Pemilih Sementara (DPS) hingga penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada 15 Juni-6 Desember 2020
  2. Penetapan pasangan calon kepala daerah yang akan berlaga 23 September 2020.
  3. Masa kampanye akan dimulai pada 26 September hingga 5 Desember atau selama 71 hari.
  4. Masa tenang dan pembersihan alat peraga sendiri akan dilakukan pada 6-8 Desember 2019.
  5. Pemungutan suara sekaligus penghitungan suara dilaksanakan pada 9 Desember 2020.



Sumber CNN