AJI MUMPUNG - Opportunistic Behavior
Fenomena perubahan dari idealisme ke oportunisme materialis, atau sebaliknya, merupakan proses manusiawi yang kompleks. Islam memandangnya sebagai Ujian dan Peluang Perbaikan Diri, sementara penelitian ilmiah melihatnya sebagai respons adaptif dan pencarian makna hidup.
Pembahasan perubahan pendirian manusia dari idealis menjadi oportunis materialis sering dikaitkan dengan kemiskinan dan tekanan hidup. Namun, fakta empiris juga menunjukkan bahwa individu yang telah kaya dan berkuasa justru kerap terlibat dalam praktik korupsi.
Penelitian ilmiah modern. menunjukkan bahwa akumulasi kekayaan dan kekuasaan tanpa pengendalian moral cenderung memperbesar peluang penyimpangan etis, bukan menguranginya.
The Greed Paradox adalah konsep dalam ekonomi perilaku dan psikologi moral yang menjelaskan paradoks berikut: Semakin banyak yang dimiliki seseorang, semakin besar pula keinginannya bukan semakin puas.
Sinyalemen ini ada dalam haditsnya:
“Seandainya seorang anak Adam memiliki satu lembah emas, tentu ia menginginkan dua lembah lainnya, dan sama sekai tidak akan memenuhi mulutnya (merasa puas) selain tanah (yaitu setelah mati) dan Allah menerima taubat orang-orang yang bertaubat.” (Muttafaqun ‘alaih. HR. Bukhari no. 6439 dan Muslim no. 1048)
Kelapangan hidup dan kekayaan merupakan ujian yang lebih berat dibanding kemiskinan, karena ia menumbuhkan ilusi kemandirian, memperluas godaan, dan melemahkan pengawasan moral. Inilah sebabnya Rasulullah lebih khawatir terhadap umat yang kaya tanpa kendali daripada umat yang miskin namun menjaga iman.
Share Artikel:
